Bendera nasional - Bendera Korea Selatan

Bendera nasional  >  Bendera Korea Selatan

Bendera Korea Selatan

Bendera Korea Selatan, atau Taegukgi (kadang-kadang juga diromanisasi sebagai Taegeukgi) adalah bendera nasional Republik Korea. Bendera ini memiliki tiga bagian: latar belakang putih, Taeguk merah dan biru di tengah-tengah, dan empat trigram hitam, yang dipilih dari yang semula ada delapan, di setiap sudut bendera.

Latar belakang putih adalah warna tradisional Korea. Warna putih melambangkan kedamaian dan kemurnian. Lingkaran di tengah berasal dari filosofi yin dan yang dan melambangkan keseimbangan alam semesta. Bagian biru melambangkan kekuatan kosmik negatif, dan bagian merah melambangkan lawan kekuatan kosmik yang positif. Trigram bersama-sama melambangkan prinsip gerakan dan harmonis. Setiap trigram (hangul: Kwae) melambangkan salah satu dari empat elemen klasik.

Keempat trigram diuraikan dalam tabel ini:

Penggambaran awal yang masih bertahan bendera dicetak pada Buku Angkatan Laut AS Flags of Maritime Nations pada Juli 1882.

Tidak adanya bendera nasional hanya menjadi masalah pada tahun 1876, pada Dinasti Joseon. Sebelum tahun 1876, bendera nasional tidak ada dan tidak dianggap penting. Masalah ini dimulai selama negosiasi untuk Perjanjian Jepang-Korea 1876. Meskipun delegasi dari Kekaisaran Jepang memiliki bendera nasional Jepang, Dinasti Joseon tidak dapat menggantung bendera yang sesuai. Dengan demikian, ada beberapa usulan untuk membuat bendera, tetapi masalah ini dianggap tidak penting oleh pemerintah. Pada tahun 1880, perkembangan negosiasi asing menyebabkan sebuah kebutuhan akan bendera nasional.

Usulan yang paling utama dijelaskan dalam makalah 'Strategi Korea' yang ditulis oleh delegasi Tiongkok Huang Zunxian. Proposal adalah untuk menggabungkan Bendera Dinasti Qing kepada Dinasti Joseon. Menanggapi proposal tersebut, pemerintah mengirim utusan dari Lee Young-Sook untuk menelusuri kemungkinan masalah melalui politisi Li Hongzhang. Li Hongzhang setuju dengan beberapa bagian dari proposal tersebut, tetapi mengusulkan bahwa beberapa faktor lain harus dibedakan. Dinasti Qing setuju dengan Hongzhang, tetapi tidak diketahui seberapa jauh pemerintah Joseon menggali proposal ini.

Masalah ini kemudian ditangguhkan, dan muncul kembali dengan ratifikasi dari Perjanjian Amerika Serikat-Korea 1882. Kontroversi muncul setelah delegasi Lee Eung-Jun menyampaikan bendera yang mirip dengan bendera Jepang kepada pejabat Tiongkok Ma Jianzhong. Menanggapi diskusi tersebut, Ma Jianzhong menentang ide yang diusulkan untuk menggunakan Bendera Dinasti Qing dan mengusulkan bendera dengan latar belakang putih, dengan lingkaran setengah merah dan setengah hitam di tengah, dengan delapan garis hitam di sekitar bendera. Pada tanggal 22 Agustus 1882, Park Yeong-hyo menciptakan model skala Taegukgi kepada pemerintah Joseon. Park Yeong-hyo menjadi orang pertama yang menggunakan Taegukgi di Kekaisaran Jepang pada tahun 1882. Pada tanggal 27 Januari 1883, pemerintah Joseon resmi memberlakukan Taegukgi untuk digunakan sebagai bendera nasional resmi.

Lembar rancangan bendera

Lebar dan panjang adalah dalam rasio 3:2. Ada lima bagian pada bendera, Taegeuk dan empat kelompok garis. Diameter lingkaran adalah seperempat dari diagonal. Bagian atas Taegeuk harus merah dan bagian bawah Taegeuk harus biru. Kelompok garis diletakkan di empat sudut bendera.

Bendera nasional 
Bendera Korea Selatan

Negara - Korea Selatan

Republik Korea (Daehan Minguk (Hangul: 대한민국; Hanja: 大韓民國); bahasa Inggris: Republic of Korea/ROK) atau biasa dikenal sebagai Korea Selatan atau Korsel adalah sebuah negara di Asia Timur yang meliputi bagian selatan Semenanjung Korea. Di sebelah utara, Republik Korea berbataskan Korea Utara, di mana keduanya bersatu sebagai sebuah negara hingga tahun 1948. Laut Kuning di sebelah barat, Jepang berada di seberang Laut Jepang (disebut "Laut Timur" oleh orang-orang Korea) dan Selat Korea berada di bagian tenggara. Negara ini dikenal dengan nama Hanguk (한국; 韓國). oleh penduduk Korea Selatan dan disebut Namchosŏn (남조선; 南朝鮮; "Chosŏn Selatan") di Korea Utara. Ibu kota Korea Selatan adalah Seoul (서울).

Penemuan arkeologis menunjukkan bahwa Semenanjung Korea telah didiami sejak Zaman Paleolitikum Awal. Sejarah Korea dimulai dari pembentukan Gojoseon pada 2333 SM. oleh Dan-gun. Setelah unifikasi Tiga Kerajaan Korea di bawah Silla pada 668 M, Korea menjadi satu di bawah Dinasti Goryeo dan Dinasti Joseon hingga akhir Kekaisaran Han Raya pada 1910 karena dianeksasi oleh Jepang. Setelah liberalisasi dan pendudukan oleh Uni Soviet dan Amerika Serikat pada akhir Perang Dunia II, Wilayah Korea akhirnya dibagi menjadi Korea Utara dan Korea Selatan.
Neighbourhood - Negara  

  •  Korea Utara 

Bahasa

Flag of South Korea (English)  Bandiera della Corea del Sud (Italiano)  Vlag van Zuid-Korea (Nederlands)  Drapeau de la Corée du Sud (Français)  Flagge Südkoreas (Deutsch)  Bandeira da Coreia do Sul (Português)  Флаг Республики Корея (Русский)  Bandera de Corea del Sur (Español)  Flaga Korei Południowej (Polski)  大韓民國國旗 (中文)  Sydkoreas flagga (Svenska)  Drapelul Coreei de Sud (Română)  大韓民国の国旗 (日本語)  Прапор Південної Кореї (Українська)  Национално знаме на Южна Корея (Български)  대한민국의 국기 (한국어)  Korean tasavallan lippu (Suomi)  Bendera Korea Selatan (Bahasa Indonesia)  Pietų Korėjos vėliava (Lietuvių)  Sydkoreas flag (Dansk)  Vlajka Jižní Koreje (Česky)  Güney Kore bayrağı (Türkçe)  Застава Јужне Кореје (Српски / Srpski)  Lõuna-Korea lipp (Eesti)  Vlajka Kórejskej republiky (Slovenčina)  Dél-Korea zászlaja (Magyar)  Zastava Južne Koreje (Hrvatski)  ธงชาติเกาหลีใต้ (ไทย)  Korejas Republikas karogs (Latviešu)  Σημαία της Νότιας Κορέας (Ελληνικά)  Quốc kỳ Hàn Quốc (Tiếng Việt) 
 mapnall@gmail.com